Rabu, 10 Oktober 2012

Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui


Makalah IPS SD
Tentang
Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui

Dosen Pembimbing :
Drs.H.Zulkipli,M.Pd

  
Oleh Kelompok :
MARDALENA             A1E310202
AZWAR UKHTARI     A1E310211
SAHLINA                     A1E310232
MUHAMAD RIDUAN A1E310254
ARMINA ROYANI       A1E310265




Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan S1-PGSD
Universitas Lambung Mangkurat
Banjarmasin
2011
    A. PENDAHULUAN

Pertanyaan yang selalu menggoda kita adalah sejauh manakah kemampuan daya dukung sekarang? Sanggupkah ia menopang generasi yang akan datang?. Pertanyaan ini perlu diajukan oleh karena masa depan lingkungan tidak bisa dilepaskan dari keadaan lingkungan masa kini bahkan masa lalu. Jawaban atas baik buruknya lingkungan dimasa depan bergantung pada usaha-usaha generasi sekarang dalam mengelola sumber daya alam. Jangan harap akan tercipta ataupun tersisa lingkungan masa depan yang serasi apabila sekarang kehilangan kearifan dalam mengolah sumber daya.

Jadi, makna tanggapan masa depan disana bukanlah berarti masalahnya harus dihadapi generasi masa datang nanti melainkan menjadi tanggung jawab terutama generasi masa kini. Pembangunan berkelanjutan adalah terpenuhinya kebutuhan generasi sekarang tanpa mengurangi kesempatan generasi masa depan menikmati sumber daya alam dalam kondisi yang tak kalah baiknya dari generasi sebelumnya. Dengan perkataan lain, dalam konsep pembangunan berkelanjutan "Secara inherent" sudah memuat soal tantangan itu dan tanggung jawabnya sekaligus.

Kita ketahui bersama sejumlah sumber daya alam sudah mulai menipis, terutama sumber daya yang tidak dapat diperbaharui seperti minyak bumi dan bahan mineral lainnya, generasi yang akan datang kemungkinan tidak akan bisa menikmati sumber daya alam sejenis itu apabila dari mulai sekarang efisiensi kurang apalagi tidak ditempuh sama sekali.

Tidaklah salah kalau pepatah mengatakan bahwa bumi ini bukanlah warisan dari nenek moyang, tetapi titipan anak cucu kita. Apabila generasi sekarang tidak mampu mencegah terjadinya lubang lapisan ozon yang semakin meluas serta mengendalikan pemanasan global ditambah lagi tidak dapat mengurangi penyusutan keaneka ragaman hayati, akibat ulah tangan manusia dulu dan sekarang, boleh jadi generasi masa datang hanya menemukan bumi yang kering kerontang, bahkan tidak dapat hidup sama sekali.

Sumber daya dalam pengertian ekonomi adalah suatu "input" dalam suatu proses produksi. Defenisi lain dikatakan sumber alam adalah unsur-unsur lingkungan alam, baik fisik maupun hayati, yang diperlukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya dan meningkatkan kesejahteraannya.

 B. Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui
Sumber daya alam jenis ini akan habis apabila dipakai terus menerus. Sumber daya alam ini jumlahnya sangat terbatas. Manusia tidak dapat memperbanyak lagi. Barang tambang tidak dapat diperbarui sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Contoh kelompok sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui misalnya :
1)    Mineral.
2)    Minyak bumi & gas alam.
3)    Batubara.
a.    Mineral.
Mineral adalah unsur atau senyawa anorganik yang terjadi secara alami dengan struktur internal karakteristik ditentukan oleh susunan atom-atom atau ion-ion yang teratur didalamnya. Mineral-mineral bermanfaat karena sifatnya, berikut ini akan disajikan berbagai jenis mineral dan kegunaanya.
1.    Mineral-mineral dengan kilapan non-logam dan berwarna muda :
a)  Talk, digunakan untuk bedak talk.
b)  Gibsum, digunakan untuk menghasilkan dempul kering, dinding kering pada kontruksi bangunan, dan seni pahat.
c)  Halit, digunakan sebagai garam halus.
d)  Kaolinit, digunakan pada pembuatan keramik.
e)  Muskovit, digunakan untuk isolator peralatan listrik.
f)   Belerang, digunakan pada produksi asam belerang, vulkanisasi karet, obat-obatan.
g)  Kalsit, digunakan dalam peralatan optis.
h)  Fluorit, digunakan dalam peralatan optis.
i)    Dolomit, digunakan dalam beton, semen, dan kapur.
j)    Fledspar, merupakan mineral membentuk batuan.
k)  Kuarsa, digunakan dalam peralatn optis, kerajinan kaca, jam, radio, peralatan elektronik, berbagai permata.

 2.    Mineral-mineral dengan kilapan logam dan berwarna muda :
a)  Grafit, digunakan sebagai bahan pembuat isi pensil dan minyak pelumas.
b)  Galena, merupakan bijih timbal yang paling penting.
c)  Calkopirit, merupakan bijih tembaga yang paling penting.
d)  Pirit, merupakan sumber belerang dan digunakan sebagai bahan pembuatan asam belerang.
e)  Hematit, merupakan bijih besar yang paling penting.
f)   Magnetit, digunakan untuk membuat magnet.
3.    Mineral-mineral dengan kilapan non-logam dan berwarna tua :
a)  Hematit, sebagai sumber besi.
b)  Khlorit, sebagai mineral sekunder.
c)  Bauksit, sumber aluminium.
d)  Biotit, digunakan untuk bahan pelumas.
e)  Sfalerit, merupakan bijih seng yang penting.
f)   Limonit, digunakan untuk bahan minyak pelumas.
g)  Herenblenda, pebentuk batuan beku.
h)  Augit, pembentuk batuan beku.
i)    Olivin, digunakan sebagai permata.
j)    Kurondum, sebagai batu delima.
Mineral adalah bahan mentah. Mineral digunakan untuk membuat barang-barang, mulai dari bola lampu sampai bahan baja. Beberapa mineral yang paling bernilai didapatkan dalam bijih. Bijih adalah sumber daya mineral yang ditambang untuk mendapatkan keuntungan. Sebagai contoh, bauksit adalah bijih untuk memperoleh aluminium. Besi diperoleh dan hematif, bauksit dan hematif adalah mineral-mineral logam.
Mineral logam adalah logam atau bijih logam emas, besi, dan aluminium adalah contoh logam. Logam adalah penting, karena banyak sifat-sifat yang bermanfaat. Salah satu adalah ketertempaan, ketertempaan adalah kemampuan dipukuli tanpa pecah. Sifat lain dari banyak logam adalah kelentukan, kelentukan adalah kemampuan ditarik dan direntangkan tanpa petah. Sifat ini memungkinkan logam ditarik menadi kawat.
Semua logam mengahantarkan listrik dan panas. Peralatan listrik dan mesin listrik membutuhkan logam untuk menghantarkan arus listrik. Semua logam mempunyai kilapan logam yang berkilau. Logam-logam yang berkilau, seperi khrom,  sering digunakan untuk dekorasi. Banyak logam yang kuat. Titanium, magnesium, dan aluminium adalah logam-logam yang kuat tetapi ringan. Sifat itu membuat jenis logam tersebut digunakan sebagai pembuatan pesawat terbang.
Berdasarkan uraian diatas, logam adalah unsur yang mempunyai kilapan metalik, ketertempaan, kelentukan, dan yang menghantarkan listrik serta panas. Mineral-mineral non-logam yang indah adalah permata. Permata adalah mineral yang indah, jarang, bernilai, dan bertahan lama. Permaa digunakan sebagai perhiasan. Permata yang paling jarang dan paling bernilai disebut permata mulia. Beberapa contohnya adalah intan, delima, jamrud, dan nilam. Permata semi-mulia adalah permata yang akakn agak jarang dan kurang bernilai. Misalnya batu giok.
b.    Minyak Bumi & Gas Alam
minyak dan gas alam adalah campuran senyawa hidrokarbon, yang tersusun dari sebagian besar karbon dan hidrogen, dengan sejumlah kecil belerang, nitrogen, dan unsur-unsur lainnya. Hidrogen ini tidak mirip dengan hirokarbon dalam tumbuhan dan tanaman laut atau darat. Namun banyak molekul yang akan dihasilkan jika molekul-molekul organik (misalnya khlorofil) yang terpecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Oleh karena itu, minyak dan gas bumi diduga secara tidak langsung berasal dari sisa-sisa organisme hidup.
Sisa-sisa dari berbagai bentuk tumbuhan dan binatang laut yang hidup jutaan tahun yang lalu tertimbun dalam lumpur dan pasir dibawah air laut. Semuanya tidak hanya membantu terbentuknya batuan sedimen, tetapi juga membantu terbentuknya endapan minyak bumi dan gas alam saat ini. Tekanan besar dan kerja bakteri membantu proses pembentukan endapan minyak bumi dan gas alam dari sisa-sisa tumbuhan dan binatang tersebut.
Bilamana air laut tidak lagi menyelubungi endapan-endapan tersebut, minyakm bumi dan gas tetap menggenangi batas-batas batuan dibawah permukaan bumi. Minyak tersimpan dalam ruang pori-pori antara butiran-butiran pasir dalam batuan batu pasir. Bilamana batuan pasir berisi air, minyak bumi akan bergerakkebagian atas lapisan batuan berair. Minyak bumi cenderung naik ke atas jika tercampur dengan air. Gerakan minyak bumi ke atas ini berlanjut sampai minyak bumi tercebak dan mulai terkumpul genangan minyak bumi. Suatu tempat berkumpulnya minyak bumi di bawah tanah disebut cebakan minyak bumi.
Unsur-unsur utama cebakan minyak bumi adalah batuan berpori dan parmeabel yang mengandung hidrokarbon, batuan diatas merintangi minyak dan gas agar tidak bergerak ke atas, dan susunan geometrisnya membentuk tempat yang cekung ke bawah.
c.    Batubara
Batubara tidak tersusun dari mineral-mineral seperti batuan sedimen lainya, melainkan tersusun dari bahan yang dapat terbakar dan berasal dari bahan yang dapat tebakar dan berasal dari pembusukan bagian dari tumbuh-tumbuhan.

Proses pembentukan batubara mulai dengan kumpulan sisa-sisa tumbuhan dalam suatu rawa. Kumpulan ini dikenal sebagai gambut, yaitu suatu endapan lunak mirip bunga karang yang berwarna kecoklatan dengan struktur tumbuhan yang dapat dikenal dengan mudah. Dalam perjalan waktu dan karena tekanan yang dihasilkan oleh penimbunan serta kadang-kadang oleh gerakan tanah, materi organik tersebut berubah secara perlahan menjadi batubara. Selama proses ini persentase karbon bertambah selama hidrokarbon yang mudah menguap dan air yang dipaksa keluar dari endapan itu. Batubar diurutkan menurut persentase karbon yang dikandung. Gambut, dengan jumlah karbon yang paling sedikit, adalah urutan pertama; kemudian menjadi lignit atau batubara coklat, bituminus atau batubara lunak, dan akhirnya antrasit atau batubara keras. Antrasit merupakan batubara yang mengandung persentase karbon yang palng tinggi.

  1. Manfaat dan Pelestarian Sumber Daya Alam Tidak Dapat Diperbarui.

a.    Mineral.

Sejumlah ahli ekonomi percaya bahwa kenaikan harga akan merangsang eksploirasi dan teknologi baru, yang akan meningkatkan cadangan mineral. Mereka juga memperlihatkan bahwa sebagai ganti sumber daya mineral yang semakin menipis secara ekonomis adalah kemajuan dalam sains dan teknologi. Namun demikian, karena sumber daya mineral dengan konsentrasi semakin rendah dieksploitasi, penanaman modal dalam menambang dan memproses sumber daya mineral akan menjadi semaki  tinggi. Keadaan ini mengakibatkan sejumlah mineral tidak lagi ekonomis untuk ditambang dan diproses. Persaingan modal bisa meningkatkan laju bunga bank, sehingga terjadi penambangan dan pemprosesan bijih berkualitas rendah.

Beberapa strategi untuk mengatasi penurunan cadangan sumber daya mineral antara lain :
  1. Mencari pengganti. Negara-negara industri maju telah berupaya mencari bahan pengganti untuk mengatasi kekurangan sumber daya alam, termasuk sumber daya mineral. Sebagai contoh, pngganti perkakas an barang logam dengan plastik. Namun demikian,  penemuan ahan pengganti sering tidak secepat laju pengurangan sumber daya alam. Bahkan persediaan bahan pengganti juga terbatas; misalnya, cadangan minyak sebagai bahan pembuat plastik makin berkurang pula bahwa sejumlah sumber daya mineral tidak dapat digantikan sama sekali. Sebagai contoh, tidak mungkin dicarikan pengganti nikel dan khrom yang digunakan alam baja anti-karat (stainless-steel), timah yang digunakan untuk menyolder, wolfarm yang digunakan dalam perkakas berkecepatan-tinggi, atatu perak yang digunakan dalam kertas dan film fotografis.
  2. Melakukan daur ulang. Banyak orang membuang kertas bekas, kaleng dan botol bekas tempat minuman, peralatan besi dan baja bekas. Padahal barang-barang bekas tersebut sebenarnya dapat didaur-ulang. Bahan-bahan mineral bekas sebenarnya dapat dilebur kembali dan dibentuk menjadi perkakas baru.
  3. Melakukan pelestarian. Pelestarian sumber daya mineral biasanya dikaitkan dengan proses daur-ulang. Pelestarian ini bisa dimulai secara individual. Kita bisa berusaha membeli makanan dalam bungkus yang dapat didaur-ulang. Pembungkus plastik dapat dikurangi untuk menghemat minyak yang merupakan bahan pembuat plastik. Bilamana anda membeli minuman, sebaiknya memilih botol-botol yang dapat dikembalikan, sehingga dapat digunakan kembali.
 b.    Minyak bumi, gas alam, dan batubara.

Mineral bumi, gas alam, dan batubara metupakan bahan bakar fosil yang merupakan sumber energi utama bagi kehidupan manusia pada saat ini. Tentu saja, persediaan sumber energi ini terbatas jumlahnya. Pelestarian merupakan salah satu kunci untuk memecahkan masalah keterbatasan sumber energi dimasa yang akan datang.

Pelestarian seharusnya merupakan pusat kebijakan penggunaan energi. Pelestarian energi menawarkan sejumlah keuntungan :
  1. Pertama pelestarian dapat menurunkan biaya produkasi barang, memberikan keuntungan ekonomis bagi industri, menurunkan inflasi, dan penghematan pemakaian.
  2. Kedua, pelestarian membantu kita dalam merentangkan persediaan bahan bakar fosil dan memberikan rentang waktu untuk menemukan bahan bakar pengganti.
  3. Ketiga, pelestarian energi dapat menurunkan folusi lingkungan, kerusakan tanah, dan penghamburan energi.

Berkaitan dengan penggunaan sumberbahan bakar fosil tersebut, terlihat beberapa kecendrungan penting :
  1. Persediaan minyak bumi turun secara cepat dan diperlukan bahan pengganti.
  2. Secara global, persediaan gas alam masih cukup memadai selama 50 tahun mendatang tetapi harganya cenderung naik.
  3. Batubara merupakan bahan bakar fosil yang melimpah dan persediaannya masih cukup untuk jangka panjang.

Banyak ahli berpendapat bahwa pelestarian sumber energi yang belum dimanfaatkan perlu mendapat prioritas utama, disamping pengembangan sumber energi baru. Mereka membuat daftar kebutuhan enegi dari jangka pendek sampai jangka panjang sebagai berikut :

  1. Meningkatkan efisiensi semua mesin, rumah tangga, peralatan, bangunan, pabrik, dan sebagainya.
  2. Mencari pengganti minyak bumi (terutama yang digunakan sebagai bahan bakar transportasi dan plastik).
  3. Mencari pengganti gas alam (terutama yang digunakan untuk pemanas dan proses industri). Sinar matahari, gas sinetik dari batubara dan bahan bakar bio adalah bahan bakar pengganti yang mungkin.
  4. Mencari bahan pengganti batubara (terutama yang digunakan untuk pembengkit tenaga listrik). Pembangkit tenaga surya, tenaga air dan tenaga nuklir merupakan alternatif pengganti.

Daftar Pustaka

Suparmoko. M., Ekologi Sumber Daya Alam dan Lingkungan., 1994, BPFE, Yogyakarta.

Sumardi,Yousauhat, dkk.Konsep Dasar IPA 1.1997.Universitas Terbuka.Jakarta.



1 komentar:

  1. informasi yang lengkap dan bermanfaat sekali tanks bro

    kunjung balik www.dani2300.blogspot.com

    BalasHapus