Sabtu, 06 Oktober 2012

EVOLUSI dan TEORI EVOLUSI


EVOLUSI
dan
TEORI EVOLUSI



Disusun oleh :
-          Azwar.U.
-          Fitriansyah.
-          Henny Anggraini.
-          Ivan.A.S.
-          Leluniati.



Guru Pembimbing :

Ibu Enny Zhakanah.



DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
SMA NEGERI ALALAK
2009/2010



Kata Pengantar

         Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini.

Makalah ini dibuat berdasarkan dari beberapa buku yang kami rangkum tentang Evolusi dan Teori Evolusi.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu pembimbing dan semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini.

Dalam makalah ini masih banyak kekurangan, kami mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak demi menyempurnakan makalah ini.

Semoga makalah yang kami buat dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca.Amin.

                                                                




Handil Bakti, 22 Agustus 2009





                                                                                                      Penulis
      




DAFTAR ISI

Kata Pengantar........................................................................................ii

Daftar Isi.................................................................................................iii

Bab.I. Pendahuluan..................................................................................1
Latar Belakang.........................................................................................1

Bab.II. Evolusi.........................................................................................3
A.   Pengertian Evolusi..................................................................3
B.   Teori Evolusi..........................................................................3
1.     Teori Evolusi Lamarck.................................................3
2.     Teori Evolusi Darwin...................................................4
a.     Perjalanan Darwin...........................................4
b.     Teori Darwin...................................................4
c.      Seleksi Alam...................................................5

Bab.III. Kesimpulan................................................................................6
            
Daftar Pustaka..........................................................................................7




 BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang.

  Lingkungan hidup yang ada dibumi mengalami perubahan dari waktu ke waktu, seiring dengan perubahan lingkungan tersebut, terjadi pula perubahan pada makhluk hidup. Perubahan-perbahan yang terjadi pada makhluk hidup dari zaman ke zaman dipelajari dari suatu teori yang disebut teori Evolusi.
Teori evolusi masih dipertentangkan hingga saat ini. Banyak teori yang telah dikemukakan para ahli, tetapi tampaknya belum ada satu pun teori yang dapat menjawab semua fakta dan fenomena tentang sejarah perkembangan makhluk hidup.
Evolusi dalam Giologi berarti proses kompleks pewarisan sifat organisme yang berubah dari generasi ke generasi dalam kurun waktu jutaan tahun.
Sejak abad ke-6 sebelum masehi, banyak ahli yang telah berusaha mengemukakan pendapatnya tentang asal-usul berbagai jenis makhluk hidup yang ada di dunia dan banyak pendapat mereka menjadi pondasi teori evolusi.

1.     Anaximander ( 500 SM ).
Filsuf Yunani ini sering disebut sebagai evolusione pertama. Anaximander mempercayai bahwa manusia berevolusi dari  makhluk akuaif mirip ikan yang pindah ke darat.

2. Empedocles ( 495-435 ).
Empadocles adalah ahli filsuf Yunani yang menyatakan bahwa kehidupan muncul dari lumpur dan tumbuhan kemudian berubaah menjadi hewan. Menurut Empedcles, makhluk-makhluk pertama memiliki bentuk seperti monster.

3. Erasmus Darwin ( 1731-1802 ).
Ia penulis prosa berjudul zoonamia  yang intinya menyatakan kehidupan itu berawal dari asal mula yang sama dan bahwa respons fungsional akan diwariskan pad keturunannya. Erasmus Darwin adalah kakek dari Charles Darwin.

4. Sir Charles Lyell ( 1797-1875 ).
Lyell adalah seorang ahli geologi Skotlandia yang berpendapat bahwa permukaan bumi terbentuk melalui proses bertahap dalam jangka waktu yang lama. Lyell menerbitkan teorinya dalam buku principles of geology. Hasil karyanya ini mempengaruhi pemikiran Charles Darwin, dan Lyell pendukung Darwin dikemudian hari.
    
5. Thomas Robert Malthus ( 1766-184 ).
Malthus adalah ahli ekonomi Inggris dengan bukunya essay on the principle of population, yang intinya menyatakan tidak adanya keseimbangan antara penduduk dan bahan makanan.

6. Goerge Cuvies ( 1769-1832 ).
Menyatakan bahwa pada setiap masa diciptakan makhluk hidup yang berbeda. Teori ini disebut Katastroipisme.


BAB II
EVOLUSI

A.   Pengertian Evolusi.
-  Evolusi berasal dari kata evolve yang artinya perubahan. Dengan demikian, evolusi dapat diartikan sebagai perubahan atau perkembangan struktur makhluk hidup menjadi lebih adaptif dalam waktu yang lama. Evolusi ini terjadi secara perlahan dan terjadi pada populasi makhluk hidup.

- Evolusi mejelaskan perkembangan makhluk hidup secara bertahap dalam jangka waktu yang lama dari bentuk yang sederhana menuju bentuk yang kompleks. Tokoh evolusi Charles Darwin, menuangkan teorinya tentang evolusi dalam buku “on the Origen of Species by Means of Natural Selection”. Isi buku tersebut adalah :
a.     Bahwa makhluk hidup yang ada sekarang berasal dari       makhluk hidup di masa lampau.
b.     Evolusi terjadi melalui seleksi alam.

- Lamarek menyatakan bahwa evolusi terjadi karena organisme beraksi terhadap perubahan lingkungan dengan cara adaptasi atau dikenal pewarisan sifat yang diperoleh.

B.   Teori Evolusi.
1.     Teori Evolusi Lamarck
Jean Bafiste De Lamarck (1744-1829) adalah seorang ahli geologi Perancis yang menjelaskan bahwa proses terjadinya evolusi didasarkan atas suatu gagasan bahwa perubahan pada suatu individu disebabkan oleh lingkungan dan bersifat diturunkan yang disebut dengan teori Lamarck. Lamarck mengungkapkan bahwa makhluk hidup berevolusi sebagai respons terhadap perubahan lingkungannya. Berevolusi, maksudnya makhluk hidup berubah dari suatu bentuk ke bentuk lainnya. Lamarck merupakan orang pertama yang menyatakan bahwa makhluk hidup melakukan evolusi.

Teori evolusi Lamarck menjelaskan dua fakta penting yaitu sebagai berikut :
a.     Mengenai penemua fosil yang memperlihatkan bahwa makhluk hidup di masa lampau berbeda dengan yang hidup saat ini.
b.     Teorinya menjelaskan mengapa setiap makhluk hidup memiliki adaptasi yang baik terhadap lingkungannya.
     

2.  Teori Evolusi Darwin.
a.     Pejalanan Darwin
Charles Darwin waktu itu berumur 22 tahun, ikut dalam perjalanan kapal HMS Beagle. Kapal tersebut ditugaskan untuk belayar ke berbagai tempat dan memetakan pesisir Amerik Serikat.
Selama perjalanan keberbagai tempat, Darwin menemukan berbagai macam fosil hewan-hewan yang punah. Beberapa diantaranya mirip dengan hewan yang masih ada. Berdasarkan pengalamannya, Darwin menemukan banyak variasi dalam bentuk habitat dan distribusi geografis hewan dengan tumbuhan.
Perjalanan Darwin akhirnya sampa ke kepulauan Galapagus. Di tempat ini, variasi antar hewan dan tumbuhan terlihat lebih jelas. Namun menemukan Kura-kura raksasa dan Iguana Galapagus yang mirip kadal, tetapi berenang diair dan memakan rumput laut.
Berdasarkan pengamatannya, Darwin mencatat dua konsep penting yaitu sebagai berikut :
1)                  Perbedaan antara populasi yang berkerabat, memperlihatkan adaptasi terhadap lngkungan yang berbeda. Dalam biologi, adaptasi berarti semua ciri makhluk hidup secara genetis yang membuat individu atau spesies tersebut dapat bertahan hidup pada lingkunganya.
2)                 Variasi dalam bentuk tubuh dan tingkah laku, berakumilasi dalam lelompok terpisah. Beberapa variasi ini, melalui seleksi alam menjadi sifat yang beradaptasi.

b.     Teori Darwin
Darwin adalah sorang ilmuan ilmu alam kebangsaan Inggris. Darwin menyatakan bahwa makhluk hidup perlahan berevolusi sebagai adaptasi terhadap lingkungannya. Namun, Darwin mengajukan mekanisme yang berbeda sebagai penyebab perubahan dalam spesies.
Berbeda debgab Lamarck, Darwin menyadari adanya variasi dalam populasi spesies. Varisi inilah yang dapat diwariskan, bukannya sifat yang dapat seperti yang diajukakan Lamarck. Darwin mengamati bagaimana para petani dan peternak melakukan seleksi terhadap hasil penyilangan untuk mendapatkan tanaman atau hasil dengan sifat unggul. Darwin kemudian mengajukan suatu hipotisis hewan cara seleksi yang sama terjadi di alam. Darwin menamai proses ini seleksi alam.

c.      Seleksi Alam.
Seleksi alam merupakan hasil dari interaksi antara populasi dan lingkungannya. Darwin menyadari bahwa dialam banyak makhluk hidup
yang menghasilkan kuturunan lebih banyak daripada yang dapat bertahan hidup. Contohnya katak menghasilkan ratusan telur. Akan tetapi, hanya sebagian keturunannya saja yang dapat menghasilkan keturunan pada generasinya.
Teori seleksi alam yang dikemukakan Darwin dapat disimpulkan sebagai berikut :
                                                          1)      Spesies memiliki kemampuan untuk menghasilkan keturunan yang banyak.
                                                          2)      Sumber daya alam dibumi terbatas, oleh karena itu terjadi kompetisi untuk bertahan hidup diantara keturunan pada setiap generasi.
                                                          3)      Terdapat variasi dalam populasi makhluk hidup. Tidak terdapat dua individu yang persis. Variasi ini umumnya dapat diwariskan.
                                                          4)      Proses ini berlangsung dari generasi ke generasi. Populasi lambat laun menjadi beradabtasi dengan baik terhadap lingkungannya.

Ada terdapat tiga kemungkinan seleksi alam yang berpengaruh terhadap populasi, yaitu :

1) Seleksi Stabilisasi.
Seleksi ini menguntungkan variasi yang paling umum. Seleksi ini cenderung untuk mengurangi variasi populasi dan mempersulit terjadinya evolusi dalam populasi. Seleksi ini contohnya terjadi pada berat badan bayi manusia yang baru dilahirkan.
2) Seleksi Terarah.
 Pada seleksi ini terjadi tekanan pada salah satu variasi yang tidak umum sehingga menyebabkan pergeseran jumlah populasi. Contohnya terjadi pada serangga yang terkena insekta. Hanya serangga yang kebal terhadap insekta saja yang dapat menghasilkan keturunan.
3) Seleksi Memecah Belah.
Seleksi ini terjadi ketika kondisi lingkungan bervariasi sehingga kondisi lingkungan terpecah berdasarkan kesukaan varian-varian dalam populasi. Hal tersebut dapat terjadi ketika dua daerah dengan warna tanah berbeda sehingga menguntungkan dua varian tikus dari predasi pemansa.


BAB III
                        KESIMPULAN


Teori Darwin dan Lamarck keduanya menyatakan bahwa evolusi spesies terjadi berangsur-angsur dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Akan tetapi, penyebab dan mekanisme terjadinya perbedaan tersebut dijelaskan secara berbeda oleh kedua teori tersebut.
Salah satu contoh evolusi yang terkenal adalah mengenai evolusi panjang leher zarafah. Baik Darwin maupun Lamarck, keduanya menjelaskan bahwa panjang leher zarafah terjadi karena aktifitas nenek moyang zerafah. Menurut Lamarck, dahulu leher zarafah tidak panjang. Akan tetapi, karena makanannya dedaunan pada pohon yang tinggi, zarafah menggapai-gapai hingga lehernya menjadi panjang. Sifat leher yang panjang ini, kemudian diwariskan kepada keturunannya sehingga akhirnya semua zarafah memiliki leher yang panjang.
Berbeda dengan Lamarck, Darwin menjelaskan bahwa panjang leher zarafah berbeda-beda karena adanya variasi dalam populasi zarafah. Pada populasi zarafah, terdapat sebagian zarafah yang berleher panjang daripada lainnya. Ketika makanan zarafah tinggi, zarafah dengan leher pendek tidak dapat bertahan dan mati. Hal tersebut menyisakan zarafah dengan leher panjang yang dapat berthan hidup.
Jadi, perbedaan penting antara teori Lamarck dan Darwin teradi pada penjelasan variasi dalam populasi. Pada penjelasan Lamarck, variasi terjadi sebagai hasil dari perubahan lingkungan. Ketika makanan semakin tinggi, leher zerafah berevolusi semakin panjang. Menurut Darwin, variasi terbentuk dengan sendirinya, bukan sebagai respons terhadap kondisi lingkungan.


  DAFTAR PUSTAKA

Campbell, Reece Mitchell. 2003. Biologi. Jakarta: Erlangga.
Graham, I. 2003. Genetika: Ilmu tentang Pewarisan Ciri Makhluk Hidup. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Gutman, B.S. 1999. Biologi. New York: McGraw-Hill.
Jefferies, David. 2000. Cloning Frontiers of Genetics engineering. Leicester: Sillverdall.
Mader, Sylvia S. 1995. Biologi: Evolusi, Kepelbagaian, dan Persekitaran.         Selangor : Dewan Bahasa dan Pustaka.
Yatim, Wildan. 1999. Kamus Biologi. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar